

"Sakitnya luar biasa, Nak. Tapi Abah lebih sakit hati melihat Emak banting tulang jualan sayur keliling hanya untuk upah 500 perak..."

Tak terbayangkan perih yang tertahan di tubuh Abah Emer (84), lansia asal Cipongkor, Bandung Barat. Di leher rentanya, bersarang benjolan tumor yang kini telah pecah, mengeluarkan darah, dan bernanah. Kondisi ini kian memilukan karena Abah terlahir istimewa dengan tangan dan kaki yang tidak sempurna (difabel), membuatnya hanya bisa duduk tak berdaya di atas tikar tipis.

Tiga bulan terakhir, tumor itu tumbuh tak terkendali. Dokter memberikan peringatan keras, Abah harus segera dioperasi dan menjalani kemoterapi. Jika tidak, infeksi akan menyebar dan mengancam nyawa Abah setiap detiknya.

Namun, Abah tak punya biaya. Untuk makan sehari-hari saja, Abah bergantung pada istrinya yang sudah renta. Setiap pagi buta, sang istri berjalan kaki keliling kampung menjual sayur milik orang lain dengan upah Rp500-Rp1.000 per ikat. Jika dagangan tidak laku, mereka terpaksa menahan lapar dan berpuasa.

Melihat istrinya pulang dengan keringat bercucuran, Abah sering menangis dalam diam. Ia ingin sembuh, ia ingin tumor ini diangkat agar tidak lagi membebani sang istri.
#KawanAksi, mari ulurkan tangan, hadirkan keajaiban untuk kesembuhan Abah. Satu kebaikan darimu adalah napas baru bagi Abah untuk bertahan hidup.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik