
Di usia yang baru menghitung bulan, Ashraf asal Bandung Barat harus menanggung beban yang bahkan orang dewasa pun sulit dibayangkan. Hari-harinya yang seharusnya penuh tawa, kini terkubur oleh tangisan pilu menahan sakit yang luar biasa.

Semua bermula saat Ashraf berusia 21 hari. Titik merah yang dikira tanda lahir biasa, ternyata adalah Tumor Pembuluh Darah (Hemangioma). Kini, benjolan itu membengkak tidak wajar di pipinya. Tak berhenti di situ, ancaman baru muncul. Dokter menemukan benjolan kedua di kepala Ashraf yang hingga kini masih menjadi misteri medis yang menakutkan.

Kondisi Ashraf sudah di tahap kritis. Dokter memperingatkan bahwa jika diselesaikan, tumor ini bisa memecahkan atau menjalar ke jaringan vital lainnya. Ashraf perlu segera mengambil tindakan, baik itu biopsi atau operasi pengangkatan.

Sang Ayah hanya seorang kuli bangunan di perantauan. Dengan upah hanya Rp75.000 per hari, ia mencoba melawan kemustahilan. Setiap tetes keringatnya, ada doa untuk kesembuhan Ashraf. Namun, kenyataannya berkata lain. Jarak yang jauh dan biaya pengobatan yang melambung menjadi tembok tebal yang menghalangi kesembuhan Ashraf.
#KawanAksi, jangan biarkan pengobatan Ashraf terhenti karena ketiadaan biaya. Yuk, sisihkan sebagian rezeki kami untuk membantu kesembuhannya.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kesehatan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik