

Di usianya yang sudah menginjak 74 tahun, Abah Ocim masih terus berjuang mencari nafkah. Setiap hari, dari pagi hingga malam, Abah Ocim berjalan kaki puluhan kilometer untuk menjual jantung pisang yang diperolehnya dari kebun orang lain, Abah Ocim diizinkan mengambilnya untuk dijual. Penghasilannya pun tak menentu, maksimal hanya Rp 50.000 per hari.

Tak hanya untuk dirinya sendiri, hasil dagangannya juga harus mencukupi kebutuhan istri dan dua cucu yatim yang diasuhnya. Karena ibu dari kedua anak yatim tersebut hanyalah seorang asisten rumah tangga dengan penghasilan yang sangat minim.

Bahkan, ketika barang dagangannya belum terjual, Abah Ocim kerap memilih tidur di pinggir jalan, menunggu hingga semua jantung pisangnya laku. Demi memastikan keluarga yang dicintainya tidak kekurangan, ia rela berkorban tanpa lelah, dengan penuh cinta dan tanggung jawab.
#jangantundakebaikan, mari bantu Abah Ocim dan jadikan setiap rupiah yang kita berikan sebagai bekal pahala jariyah, penghapus dosa, dan pemberat timbangan amal di yaumil hisab. Semoga sedekahmu menjadi cahaya terang di dunia dan akhirat. Aamiin..
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
Disclaimer:
Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Abah Ocim. Selain itu, donasi juga akan digunakan untuk impementasi program serta membantu penerima manfaat lainnya di bawah naungan Yayasan Wujud Aksi Nyata.