
Di usia 65 tahun, Abah Karnan masih harus memeras keringat menjadi penjual cincau keliling. Mirisnya, gerobak dan modal jualan pun bukan miliknya. Abah harus menyewa gerobak Rp 300.000 setiap bulannya dan menyetor hasil jualan kepada bosnya.

Perjuangan Abah di jalanan penuh dengan air mata. Di tengah musim hujan, dagangannya sering sepi pembeli meski sudah berkeliling jauh. Tak jarang, Abah menjadi korban pemalakan. Orang-orang mengambil cincaunya tanpa membayar. Karena tak ingin ribut, Abah hanya bisa pasrah menanggung rugi.
Penderitaan Abah tak berhenti di situ. Baru-baru ini, karena kelelahan hebat, Abah terjatuh hingga gerobaknya terguling. Semua dagangannya tumpah tak tersisa, membuat Abah harus menanggung beban ganti rugi yang besar.

Saat lelah dan lapar melanda di pinggir jalan, Abah seringkali hanya bisa duduk terdiam karena tak punya uang untuk membeli makan. Jika tak ada untung yang dibawa pulang ke kontrakan, Abah dan istrinya terpaksa hanya makan singkong karena tak mampu membeli beras.
"Selama ini hanya kesusahan yang Abah rasa, Abah ingin sekali merasakan bahagia," lirihnya penuh harap.
#KawanAksi, mari kita bantu Abah Karnan agar tak perlu lagi kelaparan dan bisa memiliki modal usaha sendiri. Sedikit bantuanmu adalah senyum bahagia bagi masa tua Abah.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
