
Di usia 82 tahun, saat raga seharusnya beristirahat, Abah Unang asal Cireunghas-Sukabumi, masih harus mengendarai sepedanya hingga sejauh berkilo-kilometer. Dengan gurat lelah di wajahnya, ia menjajakan es doger demi menyambung hidup.

Sudah 40 tahun lebih Abah berjuang di jalanan. Dulu, Abah mengadu nasib di Jakarta, namun trauma mendalam membuatnya pulang kampung. Ia sering dipalak preman, bahkan pernah sampai jatuh terperosok ke dalam kali karena kekerasan yang ia alami.
Kini, Abah hanya ditemani sepeda usang yang menjadi tumpuannya mencari nafkah dan box es yang ditambal seadanya karena sudah terbelah.

Setiap harinya, Abah hanya bisa menjual sekitar 10 gelas es dengan harga Rp5.000 per gelas. Dari total Rp50.000 yang didapat, ia masih harus menyisihkan modal untuk jualan es esok hari. Tak jarang, Abah harus menahan lapar. Ia pernah mengalami masa pahit tidak makan selama 3 hari karena benar-benar tidak punya uang dan beras di rumah.

Meski hidup begitu menghimpit, Abah tak pernah menyerah. Ia tetap bersyukur masih bisa berikhtiar di usia senjanya.
#KawanAksi, mari berbagi kebahagiaan untuk Abah Unang. Abah hanya ingin bisa makan setiap hari dan memiliki peralatan dagang yang layak. Sedikit bantuan dari kita akan sangat berarti bagi Abah.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan donasi nominal
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik