
Di usianya yang sudah 82 tahun, Abah Patah seharusnya bisa beristirahat. Namun kenyataannya, ia harus menuntun sepeda tua berkilo-kilo meter setiap hari, menjadikannya tongkat bantu jalan karena kakinya sudah tak kuat lagi menopang tubuh.
Setiap bungkus kerupuk hanya memberi Abah untung Rp2.000. Jika sedang beruntung, ia membawa pulang Rp30.000. Namun, kadang tak satu pun kerupuk terjual. Seringkali rasa lapar tak lagi tertahankan, membuat Abah terpaksa memakan barang dagangannya sendiri hanya agar bisa terus melangkah. Di rumah pun, kerupuk itulah yang menjadi satu-satunya lauk untuk makan bersama istrinya.

Nyawa Abah pun sering terancam di jalanan. Karena tubuh yang kelelahan dan pendengaran yang berkurang, Abah pernah tertabrak motor karena tanpa sadar berjalan ke tengah jalan. Meski trauma dan sakit, Abah tetap berjualan karena jika berhenti, ia dan istrinya tidak bisa makan.
#KawanAksi, mari kita gotong royong hadirkan masa tua yang tenang untuk Abah Fatah. Jangan biarkan Abah terus mempertaruhkan nyawa dan menahan lapar di jalanan.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
