

“Kalau kami nggak jualan, kami nggak makan.”
Pak Sandhi dan Bu Cuplik adalah pasangan tunanetra yang setiap hari berjualan ciki keliling dengan gerobak kecil. Meski tak bisa melihat, mereka tetap menyusuri gang demi gang, saling menggenggam dan menguatkan demi mendapatkan penghasilan untuk makan.

Dari setiap jajanan yang terjual, keuntungan mereka hanya sekitar Rp500. Belakangan, dagangan semakin sepi dan penghasilan tak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, kontrakan mereka sudah menunggak selama berbulan-bulan dan kini terancam harus ditinggalkan.

Cobaan lain juga pernah mereka alami. Saat sedang mendorong gerobak di tepi jalan, mereka terserempet mobil. Gerobak mereka rusak dan tubuh keduanya mengalami memar. Namun, keesokan harinya mereka kembali berjualan.
Bukan karena semuanya sudah baik-baik saja, karena bagi mereka berhenti bekerja berarti tidak bisa makan.

Pak Sandhi dan Bu Cuplik tidak meminta dikasihani. Mereka hanya ingin tetap bekerja dan bertahan hidup dengan usaha sendiri.
Mari hadirkan sedikit bantuan untuk meringankan kebutuhan mereka, membantu tunggakan kontrakan, dan menjaga agar usaha kecil mereka tetap berjalan.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik