

Pak Isminadi (50 tahun) tengah menjalani kehidupan yang begitu berat. Di tengah penyakit kanker ganas yang terus menggerogoti wajahnya, ia masih harus berjuang mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup ibu dan kakaknya yang juga sedang sakit.
Semua bermula dari sebuah duri salak yang tidak sengaja menggores bagian keningnya. Awalnya hanya luka kecil yang dianggap biasa. Namun, siapa sangka luka tersebut terus memburuk hingga berkembang menjadi kanker ganas yang kini telah merusak sebagian besar wajah Pak Isminadi.

Untuk bertahan hidup, ia berjualan nasi bungkus keliling dari kampung ke kampung. Namun, kondisi wajahnya yang penuh luka dan mengeluarkan bau menyengat membuat banyak orang enggan membeli dagangannya. Tak jarang, ia pulang tanpa penghasilan.
Sementara itu, ibu Pak Isminadi sudah sakit-sakitan karena usia, sedangkan kakaknya menderita diabetes. Keduanya tidak mampu bekerja dan hanya bergantung pada penghasilan Pak Isminadi.

Penghasilan yang sedikit sering kali hanya cukup untuk makan seadanya. Bahkan, ketika dagangan tidak laku, nasi bungkus tersebut terpaksa menjadi makanan mereka. Ada kalanya mereka tidak memiliki makanan maupun modal untuk kembali berjualan.
#KawanAksi, mari hadirkan kepedulian untuk Pak Isminadi. Sedikit bantuan dari kita dapat menjadi jalan baginya untuk mendapatkan pengobatan dan membantu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik