
Tubuhnya tampak kurus, langkahnya gontai, namun tekadnya tetap tegak di tengah hidup yang kian berat. Itulah Pak Hasan, seorang lansia sebatangkara yang setiap hari berjalan kaki hingga puluhan kilometer menjajakan jambu hitam keliling.

Dulu, hidup Pak Hasan tak sesepi ini. Ia pernah menjadi pedagang ikan di Pasar. Namun sejak sang istri meninggal dunia dan anak yang ia sayangi ikut berpulang akibat penyakit saraf yang membuat tubuhnya lumpuh, hidup Pak Hasan berubah total. Segala harta bendanya habis untuk biaya pengobatan anaknya kala itu, hingga kini ia tinggal berbekal semangat dan keyakinan bahwa Tuhan takkan meninggalkannya.

Setiap hari, dari pukul 7 pagi, Pak Hasan memikul dagangan dan berkeliling hingga petang. Pendapatannya hanya Rp5.000–Rp15.000, itu pun tak selalu. Jika tak laku, ia harus menahan lapar seharian, bahkan sering memilih berpuasa karena tak ada makanan yang bisa dimakan.

Pernah suatu kali, ia kelelahan hingga tertidur di pinggir jalan. Pernah juga diusir dan dicaci saat berjualan. Tapi Pak Hasan terus melangkah, menapaki jalan yang kadang sunyi, kadang menyakitkan, tapi selalu ia jalani dengan sabar dan doa.
#KawanAksi, mari bersama kita bantu Pak Hasan agar bisa hidup lebih layak. Kebutuhan pokoknya tercukupi, tempat tinggal yang aman, dan sedikit modal untuk terus berjualan tanpa harus menahan lapar lagi.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
