
16 tahun yang lalu, rasa sakit mulai menyergap Pak Adang (49 tahun). Tapi dia menyembunyikannya, karena pekerjaannya adalah harapan istri dan 6 anaknya.
Dari pegal biasa, kakinya mulai membesar 8 tahun lalu hingga membengkak parah di paha kanan. Sekarang nyeri sudah menjalar ke paru-paru dan jantung. Sesak nafas, degup jantung kencang, bahkan demam hebat ketika kambuh. Dokter bilang satu jalan, diamputasi. Pak Adang sudah siap, tapi tidak punya uang untuk melanjutkan pengobatan.

Pengobatannya di RSCM pernah terhenti karena angkutan perjalanan dari Bogor ke Jakarta tidak mampu. Ia meminjam ke bank emok hingga sisa utang Rp 1.500.000, dan kini tidak mengkonsumsi obat sama sekali. Hanya tidur sampai rasa sakit reda.

Kini Pak Adang hanya bisa menjadi tukang rongsok, dapat Rp 15.000-Rp 35.000/hari. Istrinya bekerja serabutan sebagai ART, pulang malam demi keluarga. Rumahnya pun memprihatinkan, menimba air manual, masak di tungku hawu karena tabung gas dijual. Anak tertuanya, Atika (13 tahun), harus berhenti sekolah dari kelas 5 SD hanya untuk menjaga adik dan ayah yang sakit.
#KawanAksi, yuk bantu Pak Adang sekarang juga. Setiap bantuan kita adalah harapan bagi masa depan 4 anaknya yang masih kecil.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kesehatan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
