
“Kalau nasi uduknya tidak laku, Abah bingung besok mau beli obat istri pakai apa...”

Di saat raga tuanya sudah butuh banyak istirahat, Kakek Ali (70 tahun) justru harus menembus dinginnya angin malam kota Karawang. Sudah 8 tahun terakhir, Kakek Ali menyambung hidup dengan berjualan nasi uduk mulai dari jam 4 sore hingga jam 2 dini hari.

Dahulu dagangannya ramai, namun kini kalah saing. Apalagi saat musim hujan, nasib Kakek Ali kian memprihatinkan. Dagangannya sering sekali sepi. Sembari menahan kantuk dan dinginnya malam, Kakek sering tertidur dalam posisi duduk di lapaknya, berharap ada pembeli yang datang membangunkan.

Karena sepi, nasi uduknya sering sisa banyak dan terbuang sia-sia. Akibatnya, modal Kakek habis total. Demi bisa berjualan esok hari, Kakek terpaksa mencari pinjaman. Ironisnya, di tengah kondisi sulit ini, ada saja pembeli tega yang berutang nasi dan tidak membayar.
Di rumah yang sederhana, sang istri tercinta sedang terbaring lemah akibat sakit stroke. Sang istri hanya bisa menunggu kepulangan Kakek dengan harapan membawa uang yang cukup untuk makan dan berobat.
#KawanAksi, mari sisihkan sebagian rezeki dan ringankan beban Kakek Ali.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.