

Sejak lahir, Bu Elis (47) asal Ujungberung, Bandung, hidup dalam keterbatasan. Ia hanya memiliki tangan kiri yang berfungsi, sementara kakinya pun tidak sempurna. Namun, di dapur kontrakan sempitnya, tangan kiri itulah yang setiap hari dengan sabar mengukus dan membungkus kue basah untuk dijajakan keliling.

Ujian hidup Bu Elis kian berat sejak tahun 2023. Sang suami pergi tanpa kabar, meninggalkan Bu Elis hidup sebatang kara tanpa keluarga tempat bersandar.

Rasa lelah dan sakit di kakinya seringkali memaksa Bu Elis untuk berhenti berjualan, apalagi jika cuaca hujan turun. Dalam sebulan, ia seringkali hanya mampu berjualan beberapa kali saja dengan penghasilan sekitar Rp300.000. Padahal, biaya sewa kontrakan tempatnya berteduh mencapai Rp400.000 setiap bulannya.

Meski hidup dalam impitan ekonomi dan seringkali kue dagangannya diutang oleh pembeli yang tak kunjung membayar, Bu Elis tidak pernah menaruh dendam. Ia memilih mengikhlaskan segalanya sambil terus merajut impian besar di tengah kesunyian hidupnya.
Bu Elis sangat mendambakan sebuah kios kecil agar ia tak perlu lagi menyeret kakinya yang sakit untuk berkeliling jalanan. Lebih mulia lagi, ia ingin kios itu menjadi wadah bagi teman-teman disabilitas lainnya agar bisa bekerja dan mandiri bersama.
#KawanAksi, yuk sisihkan sebagian rezeki kita dan bantu ringankan bebn Ibu Elis.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kesehatan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.

![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik