
Usia Emak Tami kini sudah 65 tahun, tapi langkah tuanya belum berhenti berjuang.
Setiap hari, ia harus mengurus 3 anaknya yang semuanya sakit. 2 di antaranya mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ), dan 1 lainnya disabilitas akibat jatuh dari pohon 19 tahun lalu.

Sejak suaminya meninggal puluhan tahun lalu, Emak Tami harus memikul semua beban hidup seorang diri. Anaknya, Dani, kini hanya bisa duduk dan terbaring di tempat tidur. Makan, minum, hingga buang air, semua Emak yang urus.
Sementara Tarmidi dan Dadang, kedua kakaknya, juga tak bisa bekerja karena kondisi kejiwaan mereka yang terganggu. Setiap hari mereka hanya berdiam diri di rumah, bergantung sepenuhnya pada kasih sayang dan tenaga seorang ibu yang sudah renta.

Untuk bertahan hidup, Emak Tami bekerja serabutan. Tandur, kuli di sawah, apa saja yang bisa dilakukan dengan tubuh tuanya. Penghasilannya tak seberapa, bahkan kadang tak ada sama sekali. Saat dapur tak berasap, Emak hanya bisa menangis, bingung mencari cara agar anak-anaknya bisa makan. Seringkali, mereka hanya makan nasi sisa kemarin tanpa lauk, karena tak ada uang untuk membeli apa pun.
#KawanAksi, mari bantu ringankan beban hidup Emak Tami.
Bantuanmu bisa menjadi harapan bagi seorang ibu yang selama ini berjuang seorang diri.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
