

"Abah pengen punya ternak itik sendiri, biar bisa dijaga bareng punya majikan. Biar Abah nggak usah ke jalanan lagi kalau kaki sudah sakit banget," ucapnya lirih.
Di usianya yang sudah 71 tahun, Abah Kiji asal Soreang-Bandung, harus menjalani hidup yang sangat memilukan. Sejak istrinya meninggal dunia saat pandemi Covid-19, Abah hidup sebatang kara. Dua anaknya pergi entah ke mana, tak pernah datang menjenguk apalagi memberi nafkah.

Kondisi fisik Abah sangat memprihatinkan. Ia menderita diabetes kering yang membuat kaki kanannya mengecil dan nyeri luar biasa jika berjalan jauh. Bahkan, Abah pernah tertabrak kendaraan hingga tak sadarkan diri dan harus dirawat di rumah sakit selama dua bulan seorang diri, tanpa ada keluarga yang mendampingi.

Setiap hari, Abah tertatih menuju perempatan untuk berjualan kerupuk. Dulu ia sanggup memikul air mineral, namun kini tenaganya tak lagi kuat. Dari setiap kerupuk yang laku, Abah hanya mendapat untung Rp1.000. Seringkali, kerupuknya hanya laku satu atau dua bungkus, bahkan tak laku sama sekali. Jika tak ada uang, Abah terpaksa tidak makan.

Abah tidur di sebuah gubuk kayu rapuh yang menyatu dengan kandang itik. Di tempat tidur yang sempit dan pengap itu, Abah tidur bersama anak-anak itik milik majikannya. Gubuk itu ia bangun sendiri dari kayu-kayu bekas yang ia pulung di jalanan. Tak ada barang berharga di sana, bahkan termos airnya pun habis digondol maling.
#KawanAksi, mari kita wujudkan harapan sederhana Abah Kiji. Berikan hunian yang layak, modal ternak, dan jaminan nutrisi.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
