
Di usia 85 tahun, ketika tubuh dan langkah kaki mulai melemah, Abah Adang masih harus menyusuri jalanan Garut. Sementara lansia lain menghabiskan masa tua dengan beristirahat di rumah, Abah masih harus memikul beban dagangan yang berat dari pagi hingga sore hari.

Setiap hari, Abah menaruh harapan pada gulali tradisional buatannya. Namun sayang, zaman telah berubah. Di tengah gempuran jajanan modern, gulali milik Abah semakin sepi peminat. Tak banyak anak yang membeli, tak banyak orang yang melirik.

Berjalan belasan kilometer di bawah terik matahari, hasil yang dibawa pulang Abah tak seberapa. Hanya berkisar Rp10.000-Rp20.000. Uang Rp10.000 mungkin hanya seharga satu botol minuman bagi kita. Namun bagi Abah Adang, nominal kecil itulah penopang hidupnya. Itulah yang menentukan apakah dapur rumahnya bisa mengepul atau ia harus menahan lapar.
#KawanAksi, mari kita ringankan langkah kaki Abah dan beri ia kesempatan untuk bisa beristirahat dengan layak di masa tuanya.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Penafian:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.

![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik