Abah Karjo (80 thn) hidup seorang diri tanpa keluarga dan tanpa tempat tinggal. Untuk bertahan hidup, Abah memulung kardus, botol plastik, dan barang bekas lainnya dari tumpukan sampah. Namun, penghasilannya sangat minim, hanya sekitar Rp 20.000 hingga Rp 45.000 per minggu. Itu pun sering kali tidak cukup untuk makan.

Kondisi fisik Abah sangat memprihatinkan. Ia sudah 3 kali menjadi korban tabrak lari. Tubuhnya yang ringkih tak lagi sanggup berdiri. Saat ini, ia terpaksa merangkak dari satu tempat ke tempat lain sambil membawa karung rongsokan.

Setiap hari, ia menjalani hidup dengan tubuh penuh luka, tulang yang lemah, dan perut yang sering kosong. Ia sering kali dihina, dicibir, bahkan dianggap sebagai beban masyarakat. Beberapa orang menyebutnya “sampah jalanan.” Namun Abah tak pernah membalas. Ia hanya diam dan terus berjuang.
Tidur di trotoar, makan dari sisa pemberian tetangga, dan tak memiliki siapa pun untuk bergantung membuat hari-hari Abah terasa sangat berat. Namun, ia tetap bertahan, dengan sisa tenaga dan harga diri yang ia jaga.
#kawanaksi, yuk bantu Abah Karjo. Sedikit uluran tangan dari kita, dapat menjadi harapan besar bagi hari tuanya yang penuh luka dan kesepian.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Disclaimer:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.

Baca selengkapnya ▾